Peran Guru Dalam Membina Karakter Religius Peserta Didik di SMA Negeri 1 Remboken
DOI:
https://doi.org/10.65244/jep.v2i2.677Keywords:
Peran Guru, Karakter Religius, Pendidikan KarakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam pembinaan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 Remboken. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan peserta didik SMA Negeri 1 Remboken. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter religius peserta didik dilakukan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin, serta integrasi nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan penerapan nilai religius yang cukup baik dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung pembinaan karakter religius meliputi dukungan sekolah, sarana dan prasarana, tata tertib, serta lingkungan sekolah yang kondusif. Dengan demikian, peran guru sangat menentukan keberhasilan pembinaan karakter religius peserta didik secara berkelanjutan.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Revisi VI). Jakarta: Rineka Cipta.
Biringan, J. (2024). Ilmu kewarganegaraan. Universitas Negeri Manado Press.
Budiman, A., Biringan, J., & Keintjem, M. V. (2024). Peran guru PPKn dalam pembentukan karakter disiplin siswa di SMP Negeri 4 Belang. Jurnal PPKn UNIMA, 5(2), 85–92.
Depdiknas. (2007). Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah, S. B. (2010). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Hamalik, O. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hutahaean, H. (2019). Pendidikan Karakter Kristen dalam Perspektif Pendidikan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Koesoema, D. (2010). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books. Lickona, T. (2013). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Lonto, A. L., Rantung, J., & Wua, T. D. (2023). Pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah. Eureka Media Aksara.
Minanti, R. D. (2022). Peran guru dalam membentuk karakter religius peserta didik di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 85–92.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2014). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyawati, F. (2021). Upaya guru dalam menanamkan nilai-nilai religius di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 54–60.
Mulyawati, F., Ngulwiyah, I., Taufik, M., & Pribadi, R. A. (2023). Peran guru dalam penguatan karakter religius melalui kegiatan pembiasaan keagamaan siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1).
Nasution, S. (2003). Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Passa, F. J., Biringan, J., & Lonto, A. L. (2025). Peran guru dalam meningkatkan motivasi
belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMK Negeri 1 Tomohon. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik, 3(1), 57–66.
Purwanto, N. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Purwanto, N. (2012). Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sidjabat, B. S. (2018). Pendidikan Kristen dalam Pembentukan Karakter. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan
R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, & Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2005). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2005). PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Usman, M. U. (2013). Menjadi Guru Profesional.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wahyuni, S., Marif, A., Siregar, D. A., & Fatahillah, R. F. (2021). Peran guru PPKn dalam pembentukan karakter siswa di SMP Teuku Umar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 100–110.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Religius. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mylovefayzha Pratasik, Apeles Lexi Lonto, Telly Delly Wua (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








